Alisphen Logo
Katalog › Ilmu Alam › Media Mikrobiologi & Biologi › [BMO8,5] MSA / Mannitol Salt Agar | OXOID | Media Mikrobiologi | For Laboratory Use
[BMO8,5] MSA / Mannitol Salt Agar | OXOID | Media Mikrobiologi | For Laboratory Use

[BMO8,5] MSA / Mannitol Salt Agar | OXOID | Media Mikrobiologi | For Laboratory Use

★ 5
| 0 Ulasan Pembeli

SKU: - | Berat: 600 gram

Harga Rp 1.500.000
Status Stok Stok Habis

Deskripsi & Indikasi

[BMO8,5] MSA / Mannitol Salt Agar | OXOID | Media Mikrobiologi | For Laboratory Use *[BMO8,5] merupakan kode toko, tidak perlu dihiraukan! Mannitol Salt Agar (MSA) Oxoid adalah media selektif dan diferensial yang digunakan dalam mikrobiologi untuk isolasi dan identifikasi bakteri, terutama spesies Staphylococcus. SPESIFIKASI PRODUK: Brand: OXOID Kode Produk: CM0085B Grade: Laboratory Use Bentuk: Bubuk Merah muda pucat (Straw powder) pH: (25°C): 7.4 Komposisi 1. Sodium Chloride (7.5%): Konsentrasi garam yang tinggi ini membuat MSA menjadi media selektif, mendukung pertumbuhan bakteri halofilik (toleran garam) seperti Staphylococcus, tetapi menghambat pertumbuhan mikroorganisme lain. 2. Mannitol: Sebagai sumber karbohidrat untuk fermentasi. Hanya bakteri tertentu, seperti Staphylococcus aureus, yang dapat memfermentasi manitol. 3. Phenol Red (pH Indicator): Digunakan untuk mendeteksi fermentasi manitol. Ketika manitol difermentasi, asam dihasilkan, sehingga warna media berubah dari merah menjadi kuning di sekitar koloni. 4. Peptone dan Ekstrak Daging: Memberikan nutrisi bagi pertumbuhan mikroorganisme. Agar: Digunakan sebagai bahan pemadat dalam media. Penggunaan: Larutkan 111 gram bubuk MRSA dalam 1000 ml aquades/pelarut HARGA TERTERA UNTUK 500 gram APLIKASI/PENGGUNAAN: 1. Selektif: MSA mendukung pertumbuhan bakteri halofilik, seperti Staphylococcus dan menghambat pertumbuhan bakteri non-halofilik 2. Diferensial: MSA membedakan spesies yang mampu memfermentasi manitol (misalnya S. aureus) dari yang tidak (misalnya S. epidermidis) Keuntungan 1. Koloni dengan Zona Kuning: Menunjukkan fermentasi manitol, seperti yang dilakukan oleh Staphylococcus aureus. 2. Koloni Tanpa Zona Kuning (Merah atau Merah Muda): Tidak memfermentasi manitol, seperti Staphylococcus epidermidis. 3. Tidak Ada Pertumbuhan: Menunjukkan bakteri tersebut tidak toleran terhadap garam. - © ALISPHEN © -

💬 Ulasan & Komentar Pembeli

Ulasan hanya dapat ditulis oleh pelanggan yang telah terverifikasi pernah membeli obat ini.

★ 5 / 5.0
Silakan Masuk ke Akun Anda untuk menulis ulasan setelah membeli obat ini.

Belum ada komentar ulasan untuk obat ini.