Katalog
›
Ilmu Sosial
›
Filsafat & Agama
›
[ABF5] Buku Filsafat Series: Socrates, Plato, Aristoteles | Frederick Copleston
[ABF5] Buku Filsafat Series: Socrates, Plato, Aristoteles | Frederick Copleston
β
5
|
0 Ulasan Pembeli
SKU: - | Berat: 100 gram
Harga
Rp 100.000
Status Stok
Tersedia (1 pcs)
Deskripsi & Indikasi
[ABF5] Buku Filsafat Series: Socrates, Plato, Aristoteles | Frederick Copleston
*[ABF5] merupakan kode toko, tidak perlu dihiraukan
seri buku filsafat karya Frederick Copleston mengenai tokoh-tokoh utama dalam filsafat Yunani klasik: Socrates, Plato, dan Aristoteles. Buku ini merupakan bagian dari seri monumental A History of Philosophy yang ditulis dalam 9 jilid, dan banyak digunakan di kalangan akademik maupun pembaca umum yang tertarik pada sejarah pemikiran filosofis Barat.
1. Socrates
Dalam jilid awal (Volume 1: Greece and Rome), Copleston menggambarkan Socrates bukan hanya sebagai figur sejarah, tetapi juga sebagai titik balik dalam filsafat Yunani. Ia menekankan:
β’ Metode dialektika Socrates: pertanyaan beruntun untuk menggugah kesadaran akan ketidaktahuan dan membimbing ke arah definisi moral universal.
β’ Penekanan pada etika: filsafat sebagai upaya hidup baik, bukan sekadar spekulasi kosmologis seperti para filsuf Pra-Sokratik.
β’ Tidak menulis sendiri: karena itu sebagian besar informasi tentang Socrates berasal dari karya Plato dan Xenophon.
βΈ»
2. Plato
Frederick Copleston mengupas Plato secara luas, karena ia adalah jembatan antara Socrates dan Aristoteles. Pokok-pokok yang dibahas:
β’ Teori Dunia Ide/Forma: dunia nyata hanyalah bayangan dari realitas ideal yang abadi dan tak berubah.
β’ Dialog-dialog filosofis: Republic, Phaedo, Meno, Symposium, dll. membahas keadilan, jiwa, cinta, dan pengetahuan.
β’ Plato sebagai sistematisator: ia membangun sistem filsafat metafisika dan etika yang terstruktur dan menjadi dasar filsafat Barat.
βΈ»
3. Aristoteles
Copleston menekankan kemandirian pemikiran Aristoteles dari gurunya Plato. Beberapa poin utama:
β’ Empirisme dan logika formal: perintis silogisme dan logika deduktif.
β’ Empat sebab (causa): material, formal, efisien, dan tujuan sebagai prinsip penjelasan realitas.
β’ Etika eudaimonistik: tujuan hidup adalah kebahagiaan melalui pengembangan kebajikan (virtue).
β’ Kritik terhadap teori Ide Plato: Aristoteles melihat realitas sebagai aktualisasi potensi dalam bentuk nyata, bukan dalam dunia ideal terpisah.
1
π¬ Ulasan & Komentar Pembeli
Ulasan hanya dapat ditulis oleh pelanggan yang telah terverifikasi pernah membeli obat ini.
β
5
/ 5.0
Silakan Masuk ke Akun Anda untuk menulis ulasan setelah membeli obat ini.
Belum ada komentar ulasan untuk obat ini.